Wanita
WANITA
Dalam Islam Wanita diciptakan oleh Allah SWT dari tulang rusuk pria, untuk menjadi pendamping hidup. Dia diciptakan dengan Indah oleh Allah SWT. Karena itulah, Allah SWT memerintahkan kepada kaum wanita dalam Islam untuk menutup aurat. Allah SWT ingin melindungi wanita. Wanita Sholeha adalah perhiasan sesungguhnya dunia. Wanita yang dirindukan surga, adalah wanita yang mematuhi segala peraturan dan menjauhi segala larangan Allah SWT.
Dibalik air mata seorang wanita, Allah SWT menciptakan kelembutan didalam hatinya. Mengapa wanita diciptakan dari tulang rusuk pria? Karena wanita dekat di hati untuk disayangi, dekat di tangan untuk dilindungi. Allah SWT menitipkan janin di dalam rahim seorang wanita, karena Allah SWT ingin agar seorang wanita itu mendidik anaknya agar hebat seperti dirinya. Seorang wanita diberikan tanggung jawab sebagai seorang Ibu. Ibu memiliki derajat tiga tingkat lebih tinggi dibandingkan ayah. Mengapa demikian? Karena seorang ibu itu mengandung seorang anak selama 9 bulan lamanya kemudian melahirkannya, menyusui, merawat, dan mengasuh serta membesarkan juga mendidik putra putrinya.
Dapatkah kita bayangkan sebagai seorang anak, apa saja yg dialami ibu kita selama mengandung kita didalam rahimnya? Pergi kemana-mana kita dibawanya dalam rahimnya. Kemudian, betapa besar pengorbanannya dalam saat melahirkan kita. Taruhannya adalah nyawa untuk melahirkan kita ke dunia. Dunia seisinya belumlah sepadan sebagai balasan seorang ibu melahirkan. Doanya terkabulkan. Kutukannya menjadi kenyataan. Surganya Allah SWT di bawah kakinya. Ridhanya ibumu, ridha Allah SWT juga. Oleh karena itu, janganlah durhaka kepada ibumu. Seorang ibu rela melakukan pengorbanan terbesar hingga taruhannya nyawa demi anaknya. Darah daging seorang anak berasal dari air susu ibu. Pun jiwa raganya dari kasih sayang ibu.
Maka, hormatilah ibumu!!!!!!. Dia yang melahirkan dan membesarkanmu. Dia yang menyayangimu dengan setulus hatinya. Bagi seorang ibu, kebahagiaan anaknya adalah kebahagiaannya juga. Dia rela banting tulang, demi memberikan fasilitas yang baik bagi anaknya. Dia rela memberikan nyawanya demi anaknya. Demi anak yang dicintainya tersenyum bahagia, harta, benda bahkan nyawa sudi diberikan seorang ibu untuk anaknya. Sungguh mulia jasa dan agung jiwa seorang Ibu. Semua itu terdapat pada diri seorang wanita. Sehingga wanita yang memenuhi tanggung jawabnya seperti yang telah dijelaskan, derajat nya diangkat oleh Allah SWT. Allah SWT memberikan syurga untuk balasan seorang wanita yang melahirkan anak nya.
Tapi, berbeda keadaan seorang wanita pada zaman sekarang. Banyak seorang wanita yang mengumbar auratnya. Banyak seorang ibu, yang lepas tanggung jawab untuk merawat anaknya. Seorang ibu adalah panutan bagi anaknya. Jika seorang ibu membesarkannya dengan baik, dan menuntun putra-putrinya ke jalan yang benar. Maka anak itu akan baik budi pekerti nya. Jika seorang ibu lepas tanggung jawab. Maka yang terjadi sebaliknya.
Akhir-akhir ini, banyak seorang wanita yang rusak akhlaknya. Jika karakter/ akhlak seorang wanita telah rusak di suatu negeri, maka hancurlah negeri itu. Telah terlihat sebagian kecil dari kiamat. Diantaranya jumlah wanita lebih banyak dari jumlah pria. Telah banyak kerusakan terjadi di dunia ini. Rasulullah Saw, bersabda: " Aku melihat banyak penghuni neraka adalah seorang wanita." Maka, perbaiki lah akhlakmu ukhti sejak sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk bertaubat dan berhijrah.
Dalam Islam Wanita diciptakan oleh Allah SWT dari tulang rusuk pria, untuk menjadi pendamping hidup. Dia diciptakan dengan Indah oleh Allah SWT. Karena itulah, Allah SWT memerintahkan kepada kaum wanita dalam Islam untuk menutup aurat. Allah SWT ingin melindungi wanita. Wanita Sholeha adalah perhiasan sesungguhnya dunia. Wanita yang dirindukan surga, adalah wanita yang mematuhi segala peraturan dan menjauhi segala larangan Allah SWT.
Dibalik air mata seorang wanita, Allah SWT menciptakan kelembutan didalam hatinya. Mengapa wanita diciptakan dari tulang rusuk pria? Karena wanita dekat di hati untuk disayangi, dekat di tangan untuk dilindungi. Allah SWT menitipkan janin di dalam rahim seorang wanita, karena Allah SWT ingin agar seorang wanita itu mendidik anaknya agar hebat seperti dirinya. Seorang wanita diberikan tanggung jawab sebagai seorang Ibu. Ibu memiliki derajat tiga tingkat lebih tinggi dibandingkan ayah. Mengapa demikian? Karena seorang ibu itu mengandung seorang anak selama 9 bulan lamanya kemudian melahirkannya, menyusui, merawat, dan mengasuh serta membesarkan juga mendidik putra putrinya.
Dapatkah kita bayangkan sebagai seorang anak, apa saja yg dialami ibu kita selama mengandung kita didalam rahimnya? Pergi kemana-mana kita dibawanya dalam rahimnya. Kemudian, betapa besar pengorbanannya dalam saat melahirkan kita. Taruhannya adalah nyawa untuk melahirkan kita ke dunia. Dunia seisinya belumlah sepadan sebagai balasan seorang ibu melahirkan. Doanya terkabulkan. Kutukannya menjadi kenyataan. Surganya Allah SWT di bawah kakinya. Ridhanya ibumu, ridha Allah SWT juga. Oleh karena itu, janganlah durhaka kepada ibumu. Seorang ibu rela melakukan pengorbanan terbesar hingga taruhannya nyawa demi anaknya. Darah daging seorang anak berasal dari air susu ibu. Pun jiwa raganya dari kasih sayang ibu.
Maka, hormatilah ibumu!!!!!!. Dia yang melahirkan dan membesarkanmu. Dia yang menyayangimu dengan setulus hatinya. Bagi seorang ibu, kebahagiaan anaknya adalah kebahagiaannya juga. Dia rela banting tulang, demi memberikan fasilitas yang baik bagi anaknya. Dia rela memberikan nyawanya demi anaknya. Demi anak yang dicintainya tersenyum bahagia, harta, benda bahkan nyawa sudi diberikan seorang ibu untuk anaknya. Sungguh mulia jasa dan agung jiwa seorang Ibu. Semua itu terdapat pada diri seorang wanita. Sehingga wanita yang memenuhi tanggung jawabnya seperti yang telah dijelaskan, derajat nya diangkat oleh Allah SWT. Allah SWT memberikan syurga untuk balasan seorang wanita yang melahirkan anak nya.
Tapi, berbeda keadaan seorang wanita pada zaman sekarang. Banyak seorang wanita yang mengumbar auratnya. Banyak seorang ibu, yang lepas tanggung jawab untuk merawat anaknya. Seorang ibu adalah panutan bagi anaknya. Jika seorang ibu membesarkannya dengan baik, dan menuntun putra-putrinya ke jalan yang benar. Maka anak itu akan baik budi pekerti nya. Jika seorang ibu lepas tanggung jawab. Maka yang terjadi sebaliknya.
Akhir-akhir ini, banyak seorang wanita yang rusak akhlaknya. Jika karakter/ akhlak seorang wanita telah rusak di suatu negeri, maka hancurlah negeri itu. Telah terlihat sebagian kecil dari kiamat. Diantaranya jumlah wanita lebih banyak dari jumlah pria. Telah banyak kerusakan terjadi di dunia ini. Rasulullah Saw, bersabda: " Aku melihat banyak penghuni neraka adalah seorang wanita." Maka, perbaiki lah akhlakmu ukhti sejak sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk bertaubat dan berhijrah.
Komentar
Posting Komentar